• Trading Forex
  • Investasi
  • Program Loyalitas
  • Promo
  • Analisis
  • Pemula
  • Tentang Kami

EURUSD: Dinamika Senin Vs. Jumat

Hasil Trading Sebelumnya:

Pada hari Jumat (17/2) kurs euro/dolar ditutup turun. Euro melemah terhadap dolar pada latar penutupan long position menjelang akhir pekan panjang di AS. Eurobulls bahkan tidak bergeming pada penurunan imbal hasil obligasi Amerika. Pada penutupan perdagangan hariannya, imbal hasil obligasi Amerika 10 tahun jatuh sebanyak 1,22% ke level 2,420%. Sedangkan euro pada penutupannya turun ke 1.0604.

Prediksi Hari Ini:

Di AS sedang libur, pasar obligasi pun tutup, sehingga pada hari Senin ini (20/2) tak ada yang bisa diharapkan dari imbal hasil obligasi Amerika. Mengingat hari ini Senin, dan pada hari Jumat (17/2) kurs euro/dolar ditutup turun, maka euro pada hari ini diprediksikan akan naik (Senin vs. Jumat). Jadwal pengumuman indikator ekonomi dapat diabaikan.

Berita Hari Ini (GMT+3):

  • Pukul 10:00 di Jerman: indeks harga produsen bulan Januari.
  • Pukul 14:00 di Jerman: laporan bulanan Buba. Di Inggris: indeks pesanan pabrik bulan Februari dari CBI.
  • Pukul 16:30 di Kanada: penjualan perdagangan besar bulan Desember.
  • Pukul 18:00 di UE: indeks kepercayaan konsumen bulan Februari.
  • Di AS sedang libur.
  • 24 jam di UE: rapat EcoFin.  

Kurs euro/dolar pada periode H1. Sumber: TradingView

Prediksi intraday: minimum – 1.0603 (saat ini di Asia), maksimum – 1.0655, penutupan – 1.0635.

Zona 1.0640-1.0650 tidak dapat dipertahankan. Pada latar penutupan long position, kurs euro turun ke tingkat 67 drjt. Tingkat ini sangat penting bagi euro. Dan menimbang hari ini Senin, maka predikisi akan dibuat dengan arah yang berlawanan dengan hari Jumat minggu lalu. Target yang dibidik adalah tingkat 45 drjt level 1.0655. Harga bahkan sebenarnya juga dapat mencapai 1.0666, tapi hal ini tergantung pada faktor-faktor lain di luar hari libur AS.

Faktor Positif untuk Euro:

Fundamental:

(+) Presiden AS Donald Trump tidak senang terhadap kuatnya nilai dolar;
(+) Menurut data dari CME Group FedWatch, tingkat probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan Maret telah turun dari 31% ke 17,7%;

Teknikal (jangka pendek):

(+) Pada TF H1, kurs euro terkoreksi ke tingkat 67 drjt;
(+) Pada hari Jumat imbal hasil obligasi 10 tahun turun sebanyak 1,22%;
(+) Stochastic harian berada di zona pembelian dan sedang mencoba membuat sinyal bullish.

Faktor Negatif untuk Euro:

Fundamental:

(-) ECB tidak berencana mencabut program QE. Menurut notulen rapat ECB, sebagian besar anggota dewan menilai bahwa volume program stimulus ini tidak perlu dikurangi (dampak jangka panjang);
(-) Tingkat probabilitas kenaikan suku bunga AS bulan Juni meningkat (data untuk bulan Maret sudah ada);
(-) Isu-isu politik di Eropa (pilpres di Perancis, Brexit);
(-) Yunani belum dapat menjalin kesepakatan dengan para kreditor terkait bantuan finansial.
(-) Rilis data ekonomi AS yang lemah;

Teknikal (jangka pendek):

(-) Di bursa Chicago, net short position telah mengalami peningkatan baik melalui spekulan besar maupun kecil. Dari spekulan besar, posisi ini meningkat sebanyak 2.079 kontrak akibat pengurangan long position, sedangkan dari spekulan kecil, short position meningkat sebanyak 6.632 kontrak.

Dapatkan penghasilan melalui fluktuasi mata uang dengan berinvestasi di portofolio investasi Forex.

Bagikan

Ulasan Terkini

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.