• Trading Forex
  • Investasi
  • Program Loyalitas
  • Promo dan Kontes
  • Analisis
  • Pemula
  • Tentang Kami

Euro membuka pekan lebih rendah

 

Faktor penting yang menggerakkan pasar FX saat ini:

·         NFP November mengecewakan pasar

·         Aktivitas manufaktur AS melampaui ekspektasi, mencatatkan level tertinggi yang tidak pernah tercapai sejak 1997

Berbagai mata uang mayor menampilkan dinamika bervariasi menjelang akhir pekan. Penurunan paling dalam dialami oleh Dolar Selandia Baru (-1.67%), Dolar Australia (-0.99%), Pound Inggris (-0.79%), dan Dolar Kanada (-0.37%). Pada sisi lainnya, Franc Swiss (+0.71%) dan Yen Jepang (+0.40%) menguat.

EURUSD menguat 0.05% ke level 1.1306 pada Jumat, 3 Desember. Peningkatan volatilitas pasar terpicu oleh rilis laporan lapangan kerja non-pertanian pada sesi Amerika Utara.

Lapangan kerja baru di ekonomi AS bertambah 210,000 saja pada November, jauh di bawah prediksi rata-rata yaitu 550,000. Namun, tingkat pengangguran turun ke 4.2% pada November dibandingkan 4.6% pada bulan sebelumnya (vs. ekspektasi 4.5%). Tingkat partisipasi mencapai 61.8% dibandingkan 61.6% pada bulan sebelumnya. Rata-rata upah per jam turun menjadi 0.3% MoM dan 4.8% YoY dari 0.4% MoM dan 4.9% YoY. Penurunan pengangguran pada November memberi jalan bagi Fed untuk mempercepat pengurangan pembelian obligasi pada rapat 14-15 Desember.

PMI Non-Manufaktur ISM melonjak ke 69.1 pada November 2021 dari 66.7 pada bulan sebelumnya, vs. ekspektasi 65. Ini mengindikasikan laju ekspansi paling cepat di sektor jasa sejak seri data ini dimulai pada 1997.

Data makroekonomi (GMT+3)  

  • 10.00 Jerman: Pemesanan pabrik (Oktober)
  • 12.30 Zona Euro: Keyakinan konsumen (Desember)
  • 12:30 Inggris: PMI konstruksi (Oktober)
  • 14.30 Inggris: Deputi Gubernur MPC Bank Sentral Inggris Ben Broadbent

Prospek saat ini

Pada saat laporan ini dituliskan, mata uang mayor menunjukkan performa bervariasi. Euro, Franc, dan Yen melemah, sedangkan Dolar Australia, Selandia Baru, dan Kanada menguat. Setelah rilis data lapangan kerja pada hari Jumat, perhatian investor beralih pada rapat FOMC mendatang. Mereka memperkirakan Fed akan meningkatkan tapering QE menjadi $30 miliar per bulan dari $15 miliar.

Ada pula faktor negatif yang menghalangi pembeli membeli aset berisiko. Saham perusahaan properti Tiongkok Evergrande anjlok setelah masa tenggat 30 hari untuk pembayaran kupon berakhir. Evergrande harus membayar kewajiban dengan total $82.5 juta. Perusahaan ini dikabarkan sedang menjalani negosiasi restrukturisasi utang.

Sementara itu, AS memperingatkan kemungkinan gagal bayar pada akhir Desember. Pemerintah mungkin tidak dapat memenuhi kewajiban finansial jika Kongres tidak meningkatkan plafon utang publik pada 21 Desember. Isu ini juga akan menekan aset sensitif risiko pada beberapa hari mendatang.

Analisis teknikal

EURUSD saat ini diperdagangkan di sekitar sudut 45 derajat kipas Gann, yaitu 1.1275. Level ini berpapasan dengan garis tren dari level terendah 1.1186. Aksi harga terus berkisar dalam rentang 30 November yaitu 1.1235-1.1383. Pemain besar dapat mulai mencari stop yang berada di luar kanal ini. Perkembangan proses tersebut akan menentukan apakah pasangan mata uang ini akan ditutup lebih rendah atau lebih tinggi pada bulan Desember.

Tidak banyak agenda dalam kalender ekonomi hari Senin. Kami memperkirakan EURUSD akan tetap bergerak sideways hingga Selasa. Mata uang persilangan utama telah meningkat sejak 24 November. Ini berarti jika pasangan utama terus pulih, pembeli seharusnya dapat mendorong reli ke 1.1350. Jika masalah Evergrande memburuk, Euro akan terpukul. Sorotan lainnya adalah masalah plafon utang AS yang juga menekan Euro.

Bagikan

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.