• Trading Forex
  • Investasi
  • Program Loyalitas
  • Promo dan Kontes
  • Analisis
  • Pemula
  • Tentang Kami

Euro bergerak di kisaran 1.1250

EURUSD ditutup sedikit menguat pada Selasa, 23 November. Pasangan mata uang ini naik 0.09% ke 1.1248. Reli harga mencapai 1.1275 kemudian terhenti. Kenaikan ini dipicu oleh data PMI November Jerman dan Zona Euro yang berkibar.

PMI manufaktur Zona Euro November tercatat di 58.6, lebih tinggi dari ekspektasi 57.3 dan data Oktober 58.3. Indeks mencapai level tertinggi dua bulan. PMI jasa naik ke level tertinggi tiga bulan dan mencapai 56.6 pada bulan November, melampaui proyeksi median 53.5 dan data bulan sebelumnya 54.6.

SMA 55-hari (garis keseimbangan) bertindak sebagai resistance sepanjang hari. Pembeli mencoba menembus level tersebut dua kali, tetapi tidak berhasil. Pembelian kemungkinan menurun karena mundurnya AUDUSD dan NZDUSD. Investor tampaknya khawatir terhadap dampak ekonomi lonjakan infeksi COVID-19 dan langkah pembatasan kembali di Eropa.

Agenda makroekonomi hari ini (GMT+3)  

  • 12.00 Swiss: Indeks sentimen ekonomi ZEW (November); Jerman: Keyakinan bisnis IFO (November)
  • 14.00 Inggris: Tren industri CBI – pemesanan (November)
  • 16.30 AS: PDB Q3 (estimasi kedua); barang tahan lama (Oktober), klaim pengangguran mingguan awal, neraca perdagangan (Oktober)
  • 17.30 Inggris: Pidato anggota Komite Kebijakan Moneter Bank Sentral Inggris Silvana Tenreyro
  • 18.00 AS: Belanja dan pendapatan personal (Oktober), sentimen konsumen Michigan (November), penjualan rumah baru (Oktober)
  • 18.30 AS: Laporan status minyak mentah mingguan EIA
  • 22.00 Hasil rapat FOMC Fed

Prospek saat ini

Berbagai mata uang mayor menunjukkan dinamika bervariasi pada trading Asia. Dolar Selandia Baru mencatatkan performa paling rendah, melemah setelah Bank Sentral Selandia Baru mengumumkan kenaikan suku bunga. Bank sentral tersebut meningkatkan suku bunga acuan OCR sebesar 25 bps menjadi 0.75%. Trader kecewa karena pengetatan moneter lebih hawkish dari perkiraan.

Fokus hari ini adalah PDB Q3 AS (estimasi kedua), barang tahan lama, PCE inti, dan hasil rapat FOMC.

Analisis teknikal

Pada saat laporan ini dituliskan, Euro berada di 1.1245. Lonjakan volatilitas diprediksi terjadi pada sesi Amerika Utara setelah rilis data makro AS. Resistance berada di 1.1250 (SMA 55-hari). Target turun dari 1.1300 ke 1.1278. Makin cepat pembeli mencapainya, makin besar peluang pemulihan lebih lanjut ke 1.1330. Mata uang mayor didukung oleh penurunan imbal hasil UST 10-tahun. Apabila ada perkembangan negatif, pembeli akan terpaksa mundur ke rentang 1.1200-1.1210.

Bagikan

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.