• Trading Forex
  • Investasi
  • Program Loyalitas
  • Promo dan Kontes
  • Analisis
  • Pemula
  • Tentang Kami

Euro kehilangan seluruh kenaikan setelah rilis IHK AS

EURUSD turun 0.07% ke level 1.1803 pada Selasa, 14 September. Harga meningkat ke 1.1846 setelah rilis data inflasi AS. Dolar mengalami penjualan karena ekspektasi bahwa Fed akan menunda tapering hingga November karena IHK lebih rendah dari ekspektasi.

DXY turun ke 92.29 kemudian reli ke 92.66, pulih dari semua penurunan sebelumnya. Peserta pasar memandang inflasi tetap cukup tinggi dan para pejabat Fed yang hawkish akan terus mendorong pengurangan pembelian obligasi pada rapat Fed tanggal 22 September.

Pasar masih diselimuti ketidakpastian setelah pantulan kemarin. Peserta pasar mencoba membaca langkah Fed berikutnya, tetapi sejauh ini belum berhasil.

Agenda makroekonomi hari ini (GMT+3)

  • 12.00 Zona Euro: produksi industri (Juli)
  • 15.30 AS: Indeks manufaktur Empire State NY dan harga impor (Agustus); Kanada: IHK (Agustus); Pidato anggota Dewan Eksekutif Bank Sentral Eropa, Isabel Schnabel
  • 16.15 AS: Produksi manufaktur (Agustus)
  • 17.30 AS: Laporan status minyak mentah mingguan EIA

Prospek saat ini

Fokus pemain FX hari ini adalah produksi industri AS bulan Agustus. Data ini diprediksi turun dari 0.9% menjadi 0.5%. Data penjualan ritel akan diumumkan pada hari Kamis. Masalah lain yang perlu dicermati adalah COVID-19, geopolitik, dan rencana belanja Joe Biden.

Analisis teknikal

Dua data makro penting AS akan dirilis. Ketidakpastian kemungkinan akan tetap menyelubungi pasar hingga 22 September. Berbagai mata uang mayor menunjukkan performa bervariasi. Dolar Australia dan Dolar Selandia Baru berada di area merah, mengisyaratkan permintaan yang rendah terhadap aset sensitif risiko.

Selama dua hari terakhir, dua pinbar yang berlawanan telah terbentuk di rentang waktu harian. Euro turun ke SMA 55-hari (garis keseimbangan) dari 1.1846. Pasangan mata uang utama ini telah diperdagangkan dalam rentang 1.1800-1.1815 selama beberapa jam. DXY gagal menembus resistance 92.67 karena kemunduran obligasi Treasury 10-tahun AS. Aksi harga mengisyaratkan penurunan Euro ke 1.1790. Jika pembeli tidak mengambil kendali, penurunan ini dapat makin dalam ke 1.1775.

Perlu diperhatikan pula bahwa Pound sedang menguat setelah rilis data inflasi Inggris yang lebih tinggi dari ekspektasi. Ini juga dapat memperkuat Euro. Jika 1.18 bertahan, pemulihan ke 1.1820 dapat terjadi.

Ulasan Terkini

Setiap Orang Memiliki Kesempatan untuk Raih Profit

Anda bisa menghasilkan pendapatan tanpa harus melakukan <i>trading</i> sendiri. Cukup investasikan dana Anda ke akun <i>trader</i> berpengalaman dan raih profitnya!

Daftar

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.